Saat ini, sudah banyak framework atau kerangka kerja populer yang dapat membantu programmer dalam melakukan proses pengembangan aplikasi, baik dari sisi front end maupun back end. Satu di antara banyak framework pada sisi back-end yang banyak digunakan adalah Express JS. Pada artikel kali ini, kami akan membahas apa itu Express JS,  framework hasil pengembangan dari Node.JS yang dimanfaatkan untuk menangani kebutuhan server-side. Berikut ulasannya.

Apa itu Express JS? Pengertian, Manfaat, Kelebihan, Cara Kerja

Apa itu Express JS

Express JS adalah salah satu framework yang berasal dari bahasa pemrograman JavaScript yang dirancang secara fleksibel dan minimalis, untuk pengembangan aplikasi back-end. Framework hasil pengembangan dari Node JS ini bisa memberikan kemudahan dalam pembuatan aplikasi dari server-side (sisi server). Pun, Express JS merupakan library dasar framework Node JS.

Dengan Express JS, programmer tidak perlu lagi membuat aplikasi web menggunakan module http bawaan Node.JS. Framework dengan serangkaian fitur menarik, seperti routing, rendering view, dan didukung oleh middleware ini bisa menghemat waktu dalam mengembangkan aplikasi Node.JS. Library ini juga memberikan kemudahan dalam membangun sistem back-end, dan memberikan kebebasan bagi para pengembang untuk mendesain aplikasi.

Banyak sekali framework yang bisa digunakan untuk mengembangkan aplikasi agar lebih optimal optimal. Namun, Express JS memiliki beberapa manfaat yang membuat framework ini unggul. Di antaranya :

  • Express JS membuat manajemen permintaan menjadi sangat sederhana;
  • Express JS didukung oleh Node.JS, dan dapat digunakan untuk pengembangan back-end. Selain itu, framework ini juga didukung oleh semua paket Node Package Manager, sehingga proses pengembangan menjadi lebih mudah;
  • Express JS bisa menyelesaikan masalah error atau bug dalam waktu yang singkat. Sebab, framework ini sudah dilengkapi dengan mekanisme debugging yang cepat.

Kelebihan Express JS

1. Didukung Oleh JavaScript

Express JS didukung oleh bahasa pemrograman JavaScript, dimana JavaScript merupakan bahasa yang fleksibel dan dapat digunakan pada sisi client maupun server. Dengan dukungan dari JavaScript, kebutuhan front-end dan back-end dapat dikerjakan secara bersamaan.

2. Dukungan Google V8 Engine

Karena mendapat dukungan dari mesin Google V9, Express JS mampu meningkatkan kinerja pada aplikasi menjadi lebih maksimal tanpa adanya error pada proses development.

3. Biaya Lebih Rendah

Express JS merupakan Full Stack JavaScript, yang mana biaya tambahan untuk mencari tambahan tim dari front-end maupun back-end tidak dibutuhkan. Sehingga, framework ini mampu menekankan baya pengembangan aplikasi untuk proses maintenance.

4. Fitur Caching

Fitur caching dapat memengaruhi pada sisi performa dari aplikasi yang dibuat. Dengan fitur caching, eksekusi kode tidak perlu dilakukan secara berulang atau terus-menerus. Sehingga, halaman web bisa dimuat dengan cepat.

5. Komunitas yang Banyak

Framework ini mempunyai komunitas yang sangat luas dan mudah ditemukan pada website resminya. Meminta solusi terkait permasalahan yang dialami ketika menggunakan Express JS, sharing, atau sekadar mengajukan pertanyaan bisa dilakukan.

Cara Kerja Express JS

1. Server File

  • Middleware

Bentuk fungsionalitas Express JS dibantu oleh Middleware. Middleware merupakan fungsi asinkron yang mampu mengubah hasil request dan respon dalam sebuah server. Modul ini dapat diinstal dengan mengetikkan perintah “$ npm install morgan –save”.

  • Akses Server

Ketikkan perintah “$ node app.js” untuk menjalankan server file yang bersifat statik. Mengakses server dapat dilakukan dengan mengetikkan “http://localhost:4000” pada web browser. Untuk mengakses file lain, tambahkan format URL menjadi “http://localhost:4000/[nama-file]”.

2. Server Rest

Restful atau Representational State Transfer merupakan arsitektur yang dimanfaatkan untuk pengembangan desain aplikasi network. Express JS dapat digunakan untuk kebutuhan tersebut. Restful dapat dimanfaatkan untuk membangun berbagai macam teknologi client-sideRequest dari aplikasi restful adalah HTTP untuk melakukan operasi CRUD (Create, Read, Update, dan Delete).

Baca Juga: Kenali Secara Lengkap Apa itu Agile

(Visited 24 times, 1 visits today)