Bagi seorang developer, peran database sangat penting untuk mengolah data. Oleh karena itu, pemilihan database management system (DBMS) haruslah tepat. Salah satu jenis manajemen database yang populer digunakan sekarang ini adalah PostgreSQL. Nah, apa itu PostgreSQL  dan apa sih yang membuat PostgreSQL lebih unggul dibandingkan dengan sistem manajemen database lainnya? Apa perbedaan PostgreSQL dengan MySQL? Yuk, kenali lebih dalam apa itu PostgreSQL, simak penjelasan berikut.

Kenali Apa itu PostgreSQL

Apa itu PostgreSQL?

Sebelum mengenal PostgreSQL dan perbedaannya dengan MySQL, ketahui dulu apa yang dimaksud dengan RDBMS. Relational Database Management Systems (RDBMS) adalah database yang memiliki banyak tabel dengan fungsi dan berbagai data di dalamnya, yang terhubung dengan relational model.

PostgreSQL ini merupakan salah satu manajemen database relasional berbasis open-source, yang menggunakan SQL sebagai bahasa query utama. DBMS ini dapat mengolah data dalam tabel yang memiliki relasi satu sama lain, dapat digunakan secara gratis, serta bebas dikustomisasi. Alat ini banyak digunakan untuk berbagai aktivitas yang terkait dengan pengolahan data, seperti mereplikasi database.

PostgreSQL banyak digunakan pada web app, aplikasi mobile, dan aplikasi analytics. Database ini mendukung berbagai bahasa pemrograman populer, seperti .NET, C/C++, C#, Java. JavaScript,  PHP, Perl, Python, Ruby, dan masih banyak lagi. Tentunya dengan segudang bahasa pemrograman yang bisa digunakan, pengembangan sebuah web app menjadi jauh lebih mudah dilakukan.

PostgreSQL memiliki fungsi utama sebagai tempat penyimpanan dan pengelolaan data melalui perintah query SQL. Berikut fungsi lain PostgreSQL :

  • Database ini digunakan untuk membuat atau memanipulasi tabel dengan data Definition Language (DDL), menggunakan query create, drop, alter;
  • Dengan Data Manipulation Language (DML), PostgreSQL dapat memanipulasi isian data atau value dari tabel menggunakan query insert, update, delete;
  • Data Control Language (DCL) pada PostgreSQL memungkinkan pengelolaan transaksi di database, menggunakan grant, revoke, commit.

Fitur-Fitur PostgreSQL

PostgreSQL dikenal sebagai sistem database dengan kecanggihan dan fungsinya yang andal. Tentunya, kinerja PostgreSQL didukung oleh fitur lengkap yang disediakan oleh sistem ini sendiri. Berikut fitur yang disediakan oleh PostgreSQL,  di antaranya :

  • Point-in-time Recovery : Backup server secara terus menerus;
  • Procedural Languages : Mendukung bahasa prosedural seperti Python, Perl, dan lain sebagainya;
  • Asynchronous Replication : Dapat menggandakan database secara asinkron;
  • Data Integrity : Mendukung primary key, foreign key, dan lain sebagainya;
  • Common Table : Digunakan untuk pengelolaan data hirarki. Fitur ini memungkinkan Adanya pengelolaan reaksi data pada SQL query dengan mudah dan aman;
  • Savapoints : Dapat menangani error pada transaksi yang kompleks.

Kelebihan PostgreSQL

1. Gratis Digunakan & Open-Source

PostgreSQL tidak memerlukan lisensi atau versi demo, karena database ini adalah proyek sumber terbuka gratis. Pengguna tidak perlu membayar, asalkan tetap dengan versi standar PostgreSQL. Selain itu, pengguna dapat memodifikasi source code dengan bebas

2. Dapat Direplikasi

Replikasi adalah proses menggandakan database dari master server ke server lain (replika). PostgreSQL mendukung single-master replication (SMR) dan multi-master replication (MMR). Dengan keunggulan tersebut, pengguna dapat dengan mudah melakukan migrasi data sesuai kebutuhan.

3. Pengembangan Mandiri

Untuk menambahkan fungsionalitas, source code pada PostgreSQL dapat dimodifikasikan. Pengguna tidak perlu menunggu update dari pengembang jika membutuhkan fitur baru.

Perbedaan PostgreSQL & MySQL

MySQL adalah salah satu RDBMS berbasis open-source yang mudah dan paling sering digunakan untuk web atau aplikasi online. Meskipun berbasis sumber terbuka, MySQL juga menyediakan versi berbayar.

MySQL cenderung mudah digunakan karena proses instalasi yang mudah, dan tampilan GUI yang dapat mempermudah user.  Database ini juga mendukung beberapa bahasa pemrograman seperti C/C++, Erlang, PHP, Perl , dan lain sebagainya.

Database MySQL memiliki beberapa keterbatasan fungsional pada beberapa aplikasi tertentu. Tingkat reliabilitasnya pun di bawah RDBMS lainnya, sehingga MySQL cocok digunakan untuk pengembangan sistem skala kecil yang hanya membutuhkan database untuk mengeksekusi data. Sementara PostgreSQL cocok untuk pengembangan sistem skala besar dan membutuhkan database untuk mengeksekusi query yang kompleks.

Baca Juga: Manakah yang Lebih Baik? Apache vs Nginx

(Visited 51 times, 2 visits today)