Defect Life Cycle atau Bug Life Cycle adalah siklus di mana suatu cacat yang terdapat pada sistem berjalan selama hidupnya. Ini dimulai ketika cacat ditemukan dan berakhir ketika cacat ditutup, setelah memastikan itu tidak direproduksi lagi. Bug Life Cycle terkait dengan bug yang ditemukan selama Software Testing dilakukan. Bug sendiri memiliki status yang berbeda dalam siklus hidup.

Bug Life Cycle mencakup langkah-langkah atau status berikut

bug life cycle

Image Source : tryqa

 

1. New : Ketika bug pertama kali ditemukan dan dicatat oleh tester untuk diberikan kepada pengembang.

2. Assigned : Setelah tester sudah mencatat bug apa saja yang telah terjadi. Ketua tim dari tester langsung memberikan pencatatan hasil bug kepada tim pengembang. Lalu ketua tim pengembang akan membagi tugas kepada anggotanya untuk mengatasi bug tersebut.

3. Open :Pada tahap ini, pengembang telah melakukan analisis terhadap bug tersebut dan bekerja untuk memperbaiki kesalahan yang telah terjadi.

4. Fixed : Ketika pengembang telah mengubah code yang diperlukan dan dapat diverifikasi untuk dapat lolos ke bagian pengujian. Sehingga, status bug dapat berubah menjadi “Fixed”.

5. Pending Retest : Setelah memperbaiki bug, pengembang telah memberi beberapa kode tertentu untuk diuji ulang ke penguji. Pada tahap diperlukan cukup waktu hingga sampai di penguji akhir. Sehingga statusnya berubah menjadi sedang menunggu tes ulang.

Baca juga artikel lainnya : 10 Tools Terbaik Automation Testing Di Tahun 2020

6. Retest : Pada tahap ini tester melakukan pengujian ulang terhadap kode yang telah diubah yang telah diberikan pengembang kepadanya untuk memeriksa apakah bug tersebut telah diperbaiki atau tidak.

7. Verified : Penguji tes bug melakukan uji coba setelah diperbaiki oleh pengembang. Jika bug tidak hadir kembali dalam perangkat lunak. Penguji berhak menyetujui bahwa bug tersebut telah diselesaikan dan mengubah statusnya menjadi telah “diverifikasi”.

8. Reopen : Jika bug masih ada bahkan setelah bug diperbaiki oleh pengembang, pengubah akan mengubah status menjadi “reopened“. Bug itu melewati siklus hidup sekali lagi.


Klik dibawah ini untuk informasi tentang IT Training dan Info Loker seputar IT

Hubungi Kami

9. Closed : Setelah bug diperbaiki dan diuji oleh penguji, apabila penguji merasa bahwa bug sudah tidak ada lagi dalam perangkat lunak, dia mengubah status bug menjadi “tertutup”. Keadaan ini menunjukan bahwa bug itu sudah diperbaiki, teruji dan disetujui.

10. Duplicate : Jika bug diulang dua kali atau dua bug menyebutkan konsep bug yang sama, maka satu status bug berubah menjadi “duplikat”.

11. Rejected : Jika pengembang merasa bug itu bukan merupakan suatu masalah, dia akan menolak bug yang dimaksudkan. Maka keadaan bug berubah menjadi “ditolak” dan belum dapat diperbaiki.

Baca juga artikel lainnya : Ini Pentingnya Belajar Coding Untuk Semua Orang

12. Deferred : Bug tersebut dapat berubah menjadi status untuk ditangguhkan, berarti bug tersebut diperkirakan akan diperbaiki pada rilis atau periode berikutnya. Alasan untuk mengubah bug ke keadaan ini memiliki banyak faktor. Diantaranya adalah prioritas bug yang mungkin rendah, kurangnya waktu untuk rilis atau bug mungkin tidak berpengaruh besar pada perangkat lunak.

13. Not a Bug : Status diberikan sebagai “Not a bug” jika tidak ada perubahan fungsi dari aplikasi. Sebagai contoh adalah jika pelanggan meminta beberapa perubahan pada tampilan dan bidang aplikasi seperti perubahan warna beberapa teks maka itu bukan bug tetapi hanya beberapa perubahan pada tampilan aplikasi.


TOG Indonesia can provide IT professionals for temporary, fixed-period placement in your company for project-based assignments:  IT Developer, Software Tester, Project Manager, Business Analyst, System Analyst, Security Engineer, etc.

Please FOLLOW our Social Media: —> Facebook, Twitter, Instagram, and Linkedin

We provide competent trainers in the field of Information and Technology with a certified and proven track record for developing human resources from leading multinational and national companies in Indonesia. To formalize the training program while creating a strong foundation for educational programs, Triple One Global Indonesia develops by combining high quality IT education and IT Training to add broad insights into the latest developments.tog indonesia


Jika Anda seorang Programmer serta sedang mencari pekerjaan menjadi Programmer, Anda bisa menghubungi kami. Karena ada ribuan lowongan pekerjaan di bidang IT yang menunggu untuk kamu lamar. silakan klik link di bawah ini.

Contact

Phone: 021-21192578, WhatsApp: 08151622988
Email: [email protected]

(Visited 59 times, 1 visits today)