Tim Kerja – Dalam sebuah pekerjaan tim, datangnya konflik memang selalu tak bisa dihindari. Sebagai pemimpin, Anda mesti melakukan yang terbaik agar konflik tak sampai berlarut-larut apalagi membebani pekerjaan. Tentu Anda tidak ingin memiliki tim yang bermasalah, bukan? Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menyelesaikan konflik dalam tim:

1. Melakukan pemetaan masalah

tim kerja

Pemetaan masalah dilakukan agar Anda dapat mengetahui di mana titik pemicu konflik. Pemetaan ini meliputi segala hal yang mungkin berhubungan dengan kemunculan konflik: waktu, tempat, aktor, situasi, kondisi, dan seterusnya. Dengan mencoba menjabarkan permasalahan terlebih dahulu, penyelesaiannya pun akan lebih mudah dilakukan.

2. Melakukan pemetaan terhadap karakter anggota tim

Langkah selanjutnya adalah melakukan pemetaan terhadap karakter tiap anggota tim Anda, khususnya mereka yang sedang terlibat konflik, sehingga Anda dapat meminimalisasi terhadap kemungkinan gagalnya strategi penyelesaian konflik. Hal ini penting agar Anda dapat menentukan sikap terhadap masing-masing individu, dan menjadi faktor penentu penting bagi pengambilan kebijakan Anda.

3. Membuka forum diskusi

tim kerja

Forum diskusi merupakan langkah pertama untuk mencapai penyelesaian masalah. Forum ini dapat dilakukan ketika Anda sudah mengerti benar permasalahan yang ada, faktor, latar belakang, serta konteks yang menyertai masalah tersebut.

Undanglah pihak-pihak yang mengalami konflik, dan berperanlah sebagai moderator. Gali sebanyak-banyaknya informasi dari semua pihak, agar langkah Anda selanjutnya tepat dan efektif.


Klik dibawah ini untuk informasi tentang IT Training dan Info Loker seputar IT

Hubungi Kami

4. Meminta bantuan dan saran pihak lain

Bantuan dari pihak lain dibutuhkan, terutama untuk memunculkan fresh eyes. Ketika Anda sedang sibuk berupaya menyelesaikan masalah, kadang beberapa hal terlewatkan karena sebab-sebab tertentu. Untuk itu, Anda membutuhkan saran dan perspektif dari orang luar yang tidak terlibat konflik tersebut. Sebagai contoh, Anda dapat meminta supervisor dari tim lain untuk memberi saran dan opini mereka.

5. Mencegah munculnya dominasi atau penindasan

tim kerja

Dominasi dapat muncul ketika salah satu pihak yang mengalami konflik memiliki kekuasaan (power) yang lebih besar daripada pihak lainnya. Oleh karena itu, Anda harus peka dalam membaca situasi.

Dominasi atau penindasan yang mungkin dilakukan tentu tidak akan terjadi di depan mata Anda. Anda harus pandai memilah data dan fakta, serta diharapkan melakukan observasi terhadap pihak-pihak terkait secara mandiri dan objektif.

6. Menerima kritik dan saran

Sebagai seorang pemimpin dalam suatu tim kerja, Anda wajib mencari kritik dan saran dari berbagai pihak, terutama anggota tim Anda yang tidak terkait konflik. Mereka dapat membantu Anda memecahkan masalah dengan menyusun kronologi yang tidak Anda ketahui sebelumnya.

Selain itu, mereka juga akan merasa dilibatkan secara wajar dalam permasalahan yang sedang terjadi di sekitar mereka. Hal ini diharapkan meningkatkan rasa tanggung jawab mereka untuk ikut membantu jika ada masalah terjadi.


TOG Indonesia can provide IT professionals for temporary, fixed-period placement in your company for project-based assignments:  IT Developer, Software Tester, Project Manager, Business Analyst, System Analyst, Security Engineer, etc.

Please FOLLOW our Social Media: —> Facebook, Twitter, Instagram, and Linkedin

We provide competent trainers in the field of Information and Technology with a certified and proven track record for developing human resources from leading multinational and national companies in Indonesia. To formalize the training program while creating a strong foundation for educational programs, Triple One Global Indonesia develops by combining high quality IT education and IT Training to add broad insights into the latest developments.tog indonesia

(Visited 23 times, 1 visits today)