Sejarah Big Data – Mendengar istilah tersebut pasti kita langsung tahu bahwa big data berhubungan dengan data yang besar. Tapi apakah big data hanya sebatas data yang besar saja? Seberapa besar suatu data bisa disebut sebagai big data? Apakah big data itu penting? Apa manfaatnya bagi kehidupan kita? Yuk mari kita coba bahas satu persatu.

Sejarah Big Data

Pada mulanya istilah ini muncul dan dibuat oleh perusahaan – perusahaan internet. Hal ini awalnya dituturkan oleh seorang analisis, yaitu Doug Laney. Dia mengatakan terdapat tiga elemen penting pada big data, yaitu volume, kecepatan, dan juga elemen variasi.

Apa Itu Big Data ?

Sejauh ini belum ada definisi pasti tentang apa itu big data, akan tetapi banyak para ahli yang mencoba memberikan definisi terhadap big data. Menurut Wikipedia

Big Data is a phrase used to mean a massive volume of both structured and unstructured data that is so large it is difficult to process using traditional database and software techniques. In most enterprise scenarios the volume of data is too big or it moves too fast or it exceeds current processing capacity.

Sedangkan menurut Edd Dumbill

Big Data is data that exceeds the processing capacity of conventional database systems. The data is too big, moves too fast, or doesn’t fit the strictures of your database architectures. To gain value from this data, you must choose an alternative way to process it.

Dari kedua definisi diatas mungkin bisa kita simpulkan bahwa Big Data adalah data yang memiliki volume besar sehingga tidak dapat diproses menggunakan alat tradisional biasa dan harus menggunakan cara dan alat baru untuk mendapatkan nilai dari data ini.

Lalu, sebesar apakah volume data agar bisa disebut big data? Apakah jumlah datanya harus milyaran record per hari? Walaupun masih banyak perdebatan soal ini, sekarang sudah banyak pihak yang sepakat bahwa: jika volume data membuat data tersebut tidak ekonomis / mungkin lagi untuk disimpan di solusi penyimpanan data tradisional (network storage / database / data warehouse), maka itu bisa disebut big data.

Kenapa Harus Big Data?

Teknologi big data muncul untuk memecahkan suatu masalah atau mempermudah penyelesaian suatu masalah. Masalah apa yang dapat dipecahkan dengan big data? Dari berbagai sumber, terdapat 3 masalah utama yang big data coba selesaikan. Masalah tersebut biasa disebut dengan 3V; Volume, Velocity, Variety.

Baca disini untuk pembahasan selanjutnya: Mengapa Big Data itu Penting?

Sudah mulai tertarik dengan big data? Atau mungkin sudah mempunyai ide tentang cara pemanfaatan big data yang ada di sekitar kita sekarang ?


TOG Indonesia can provide IT professionals for temporary, fixed-period placement in your company for project-based assignments:  IT Developer, Software Tester, Project Manager, Business Analyst, System Analyst, Security Engineer, etc.

Please FOLLOW our Social Media: —> Facebook, Twitter, Instagram, and Linkedin

We provide competent trainers in the field of Information and Technology with a certified and proven track record for developing human resources from leading multinational and national companies in Indonesia. To formalize the training program while creating a strong foundation for educational programs, Triple One Global Indonesia develops by combining high quality IT education and IT Training to add broad insights into the latest developments.tog indonesia

 

 

 

(Visited 28 times, 1 visits today)