Bahasa Pemrograman C, Pemrograman sistem sudah ada semenjak adanya komputer pertama kali diciptakan di tahun 1936-1938. Tapi pada awalnya seorang programmer bekerja dengan bahasa komputer yang sangat sulit untuk di pahami oleh manusia, bahasa itu dinamakan dengan istilah bahasa mesin.

Karena sangat sulit untuk bekerja dengan bahasa mesin, maka dari itu dibuatlah bahasa Assembly yang merupakan bahasa rakitan, kumpulan dari singkatan beberapa kode-kode. Bahasa tingkat rendah Assembly pun masih sulit untuk manusia, maka manusia menciptakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang mudah untuk dipahami oleh manusia. Waktu ke waktu semakin banyak pengembang yang berusaha untuk mengembangkan bahasa pemrograman, banyak bahasa tingkat tinggi yang bermunculan dengan fasilitas yang mereka tawarkan, salah satunya adalah C++.


Baca juga: 5 Bahasa Pemrograman ini Dulunya Ternyata Dibuat Oleh Wanita


Sejarah Bahasa Pemrograman C

Bahasa C dikembangken di Bell lab pada tahun 1972 ditulis pertama kali oleh Brian W. Kernighan dan Denies M. Ricthie merupakan bahasa turunan atau pengembangan dari bahasa B yang ditulis oleh Ken Thompson pada tahun 1970, yang juga merupakan bahasa yang diturunkan oleh bahasa sebelumnya, yaitu BCL.

Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.

Tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.

Awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakan cfront. C++ versi kunoini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.

Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.

Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.


IT Konsultan & Rekruitmen HR Terbaik di Jakarta dan Yogyakarta

IT Professional Service, Managed Services, Training & Development

Hubungi Kami di: +628151622988 (Jakarta) / +6285290880808 (Yogyakarta)

Email:  [email protected] / [email protected]


Pemrograman C bisa disebut bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level programming language). Arti tingkat (level) disini adalah kemampuan mengakses fungsi-fungsi dan perintah-perintah dasar bahasa mesin/hardware (machine basic instruction set). Semakin tinggi tingkat bahasa pemrograman (misalnya: java), semakin mudahlah bahasa pemrograman dipahami manusia, namun membawa pengaruh semakin berkurang kemampuan untuk mengakses langsung instruksi dasar bahasa mesin. Demikian juga sebaliknya dengan bahasa pemrograman tingkat rendah (misalnya: assembler), yang semakin sulit dipahami manusia dan hanya berisi perintah untuk mengakses bahasa mesin. Dalam perspektif mudahnya dipahami manusia, C bisa digolongkan dalam bahasa tingkat tinggi, namun C juga menyediakan kemampuan yang ada pada bahasa tingkat rendah, misalnya operasi bit, operasi byte, pengaksesan memori, dsb.

Beberapa alasan mengapa memakai bahasa pemrograman C

  1. C adalah bahasa pemrograman yang paling populer saat ini, Dengan banyaknya programmer bahasa C, membawa pengaruh semakin mudahnya kita menemukan pemecahan masalah yang kita dapatkan ketika menulis program dalam bahasa C. Pengaruh positif lain adalah semakin banyaknya kompiler yang dikembangkan untuk berbagai platform (berpengaruh ke portabilitas).
  2. C adalah bahasa pemrograman yang memiliki portabilitas tinggi, Program C yang kita tulis untuk satu jenis platform, bisa kita kompile dan jalankan di platform lain dengan tanpa ataupun hanya sedikit perubahan. Ini bisa diwujudkan dengan adanya standarisasi ANSI untuk C.
  3. C adalah bahasa pemrograman yang fleksibel, Dengan menguasai bahasa C, kita bisa menulis dan mengembangkan berbagai jenis program mulai dari operating system, word processor, graphic processor, spreadsheets, ataupun kompiler untuk suatu bahasa pemrograman.
  4. C adalah bahasa pemrograman yang bersifat moduler, Program C ditulis dalam routine yang biasa dipanggil dengan fungsi. Fungsi-fungsi yang telah kita buat, bisa kita gunakan kembali (reuse) dalam program ataupun aplikasi lain.

Baca juga: Berikut Ini Ada 7 Cara Untuk Meningkatkan Skill Pemrograman Kamu


Penggunaan bahasa pemrograman C

Melihat banyaknya implementasi dari dalam sistem UNIX dan “keluarganya” (UNIX-like), maka otomatis jika anda ingin mempelajari “daleman” dari berbagai sistem operasi seperti UNIX, Linux, MacOS hingga Android, akan butuh bahasa tersebut.

Berbagai compiler bahasa pemrograman juga dikembangkan menggunakan bahasa C. Sebagai contoh, compiler untuk bahasa pemrograman PHP dibuat menggunakan bahasa C. Aplikasi MySQL juga dibuat dari bahasa C. Apabila anda ingin berkontribusi sebagai pengembang dari aplikasi MySQL, PHP, dan sebagian besar project open-source, mayoritas juga menggunakan bahasa C.

Tapi bukan berarti jika kita ingin membuat aplikasi di UNIX, Linux, MacOS dan Android, harus menggunakan bahasa C. Bahasa C baru perlu untuk memodifikasi sistem tersebut.

Bahasa C adalah sebuah bahasa pemrograman yang sangat powerful. Hampir semua aplikasi bisa dibuat menggunakan bahasa pemrograman C. Bahkan, jika anda ingin membuat sebuah bahasa pemrograman baru, dan merupakan pilihan yang pas untuk mengembangkannya.


TOG Indonesia can provide IT professionals for temporary, fixed-period placement in your company for project-based assignments: IT Developer, Software Tester, Project Manager, Business Analyst, System Analyst, Security Engineer, etc.

We provide competent trainers in the field of Information and Technology with a certified and proven track record for developing human resources from leading multinational and national companies in Indonesia. To formalize the training program while creating a strong foundation for educational programs, Triple One Global Indonesia develops by combining high quality IT education and IT Training to add broad insights into the latest developments.

tog indonesia

 

(Visited 218 times, 4 visits today)