Kebutuhan perusahaan di Indonesia akan tenaga kerja IT semakin meningkat setiap tahunnya. Mungkin beberapa pekerjaan seperti menjadi Programmer paling diminati. Namun untuk menjadi seorang Programmer, dibutuhkan skill dalam coding yang mungkin tidak semua lulusan IT bisa melakukannya. Namun bagi Anda yang ingin tetap bekerja di bidang IT tanpa coding, Pekerjaan IT tanpa coding dibawah ini bisa jadi alternatif bagi Anda.

Berbagai Pekerjaan IT Tanpa Coding

Business Analyst

Profesi sebagai business analyst kini juga sering diperbincangkan. Business Analyst juga termasuk pekerjaan di dalam dunia IT yang bisa Anda coba meski tanpa skill coding.

Business Analyst banyak dibutuhkan karena perusahaan harus melakukan pengkajian yang benar dan akurat akan rencana strategis, model bisnis, dinamika, masalah, dan potensi yang ada. Seorang Business Analyst diharapkan mampu menjalankan tugas-tugas utamanya agar perusahaan mampu bertahan, mencapai target, dan berkembang.

Seseorang yang menekuni profesi ini harus bisa untuk membuat analisis bisnis sebelum meluncurkan sebuah produk baru sehingga akan tahu dampaknya seperti apa untuk perusahaan nanti.  Dilansir dari indeed.com untuk gajinya, seorang Business Analyst bisa mendapatkan Rp. 5.276.264 sampai dengan Rp11.842.000 perbulan.

Product Manager

Untuk menjadi seorang Product Manager, Anda tidak perlu harus memahami coding untuk menjalankan tugasnya. Karena, mereka memiliki tanggung jawab untuk membuat produk yang sesuai dengan harapan dan keinginan user. Posisi Product Manager sendiri berada di tengah-tengah antara IT, design, dan user experience.

Jadi, ia hanya perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai ketiga hal tersebut saja. Skill yang paling penting untuk dikuasai oleh seorang Product Manager ialah komunikasi, Analytical Thinking, Strategic Thinking, hingga Negotiation. Dilansir dari neuvoo.com untuk gajinya, seorang Product Manager bisa mendapatkan Rp. 11.250.000 sampai dengan Rp. 19.125.000 perbulan.

UI/UX designer

Seorang UI/UX designer memiliki peranan yang sangat penting dalam suatu perusahaan. Meskipun sama-sama betugas untuk menjadi desainer, tapi tanggung jawab yang diterima oleh UI dan UX Designer sangatlah berbeda.

UI Designer memiliki tanggung jawab untuk membuat tampilan website atau aplikasi yang lebih menarik dan memiliki nilai estetika yang tinggi sehingga lebih eye catching dimata user.

Sementara untuk UX Designer, mereka harus mampu menciptakan tampilan website atau aplikasi yang mudah digunakan oleh pelanggan. Fokus utamanya agar user bisa mendapatkan pengalaman yang terbaik pada saat menggunakan produknya. Dilansir dari neuvoo.com untuk gajinya, seorang UI/UX designer bisa mendapatkan Rp. 6.750.000 sampai dengan Rp. 11.475.000 perbulan.

Baca juga artikel lainnya : Gaji Database Administrator Tahun 2020 di Indonesia


Klik dibawah ini untuk informasi tentang IT Training dan Info Loker seputar IT

Hubungi Kami


TOG Indonesia can provide IT professionals for temporary, fixed-period placement in your company for project-based assignments:  IT Developer, Software Tester, Project Manager, Business Analyst, System Analyst, Security Engineer, etc.

Please FOLLOW our Social Media: —> Facebook, Twitter, Instagram, and Linkedin

We provide competent trainers in the field of Information and Technology with a certified and proven track record for developing human resources from leading multinational and national companies in Indonesia. To formalize the training program while creating a strong foundation for educational programs, Triple One Global Indonesia develops by combining high quality IT education and IT Training to add broad insights into the latest developments.tog indonesia


(Visited 157 times, 1 visits today)