Salah satu langkah pertama untuk mendapatkan pekerjaan desainer UX impian Anda adalah membuat resume yang menarik. Namun apa Anda sudah tahu cara dan apa saja yang dibutuhkan dalam membuat CV yang menarik? Berikut TOG Indonesia akan memberikan beberapa tips dalam membuat resume UX designer agar terlihat menarik.

Tips dalam Resume UX Designer

resume ux designer

1. Memahami Pengguna Anda

Ketika Anda melamar pekerjaan, resume Anda dikirim ke banyak orang yang mungkin tidak mengerti desain UX, sebelum sampai ke orang yang mengerti desain UX. Mereka mungkin mencari informasi tertentu untuk meneruskan resume Anda ke tahap selanjutnya. Bahkan mungkin saja bot yang melakukan penyaringan itu.

Pastikan untuk baca lowongan pekerjaan dengan cermat, sehingga resume Anda berisi informasi yang diminta oleh perusahaan. Pemahaman yang baik tentang apa yang dilakukan perusahaan dapat membantu Anda untuk memulai proses penulisan resume sehingga Anda bisa membuat kesan pertama yang kuat.

2. Menghindari Kesalahan yang Menyebabkan Resume Terlempar

Beberapa kesalahan tersebut, seperti salah ketik, desain tidak konsisten, informasi pekerjaan yang tidak cocok, atau informasi terlalu lama.

3. Prioritaskan Informasi

Resume Anda harus berfungsi dari atas ke bawah halaman dengan hierarki informasi yang berbeda, dari yang paling penting hingga yang paling tidak penting. Letakkan nama dan informasi kontak di bagian atas.

Selanjutnya, mencakup pengantar (jika perlu) dan pengalaman kerja. Sertakan keterampilan yang relevan dalam menggunakan perangkat lunak, sekaligus sertifikat. Untuk pendidikan, cukup cantumkan nama kampus, bidang studi, dan tahun kelulusan. Berbagai penghargaan bisa Anda letakkan di akhir resume.

Saat mendesain resume, pikirkan kronologi terbalik. Maksudnya, informasi terbaru harus menjadi yang pertama, kemudian diikuti yang lebih lama. Anda tidak harus memasukkan semua informasi, masukkan saja yang paling relevan.

4. Menyorot Keterampilan Utama

Apa yang telah Anda lakukan agar menonjol dari orang lain? Perangkat lunak apa yang Anda gunakan yang akan memberi kesan yang kuat kepada calon pemberi kerja? Keterampilan dapat berupa apa saja, mulai dari keahlian perangkat lunak, memahami bahasa pemrograman, dan kemampuan memecahkan masalah secara kreatif.

5. Mencocokkan Keterampilan dengan Persyaratan Pekerjaan

Jika keahlian Anda cocok, gunakan kata kunci deskriptif yang sama di resume Anda. Ini akan menunjukkan bahwa Anda memahami apa yang perusahaan cari.

6. Memisahkan Surat Pengantar dan Portofolio

Kirim resume, surat pengantar, dan portofolio sebagai PDF dan jangan campur semuanya menjadi satu file, kecuali jika diminta. Gunakan header atau footer yang sama pada setiap file yang berisi nama dan informasi kontak Anda.

Gunakan nama Anda sebagai bagian pertama dari nama file sehingga ketika file diunduh, mereka saling menempel menurut abjad. Hal tersebut akan mempermudah HRD untuk menemukan dan menghubungi Anda.

Beberapa tips penting lainnya adalah tidak merancang resume secara berlebihan, membuatnya hanya satu halaman, dan menunjukkan kemampuan pemecahan masalah. Sudah siap untuk membuat resume desainer UX yang menarik?

Baca juga : Tips untuk Junior UX Designer Agar Memiliki Karier Bagus


Klik dibawah ini untuk informasi tentang IT Training dan Info Loker seputar IT