Lowongan IT PHK dalam artikel ini merujuk pada sektor Informasi dan Teknologi atau IT yang tidak kebal terhadap dampak negatif pandemi COVID-19. Terdapat beberapa jenis pekerjaan sektor ini yang harus rela kehilangan pelakonnya karena wabah ini.

Pekerjaan IT yang Terkena PHK

Lowongan IT PHK

Lowongan IT PHK salah satunya berisikan teknisi yang banyak dipekerjakan oleh perusahaan outsourcing IT. Profesi ini memainkan peran penting bagi perusahaan mencapai tujuan di sektor ini.

Akibat wabah COVID-19, sektor IT diprediksi akan melakukan PHK besar-besaran di seluruh dunia. Kondisi ini telah mulai terjadi di India, dimana terdapat salah seorang teknisi yang harus kehilangan pekerjaannya. Bahkan ia khawatir tidak bisa dapat pekerjaan yang baru dengan cepat.

Raghu Narayanaswamy kepada AFP mengatakan sejak Maret ia telah berhenti bekerja dari sebuah perusahaan IT terkemuka di India setelah 11 tahun mengabdi. Ia mengaku kesulitan mencari pekerjaan dalam beberapa bulan terakhir.

Masalah terkait lowongan IT PHK marak dibicarakan di negara tersebut didorong oleh beberapa faktor selain pandemi tersebut. Lowongan IT PHK tak terpisahkan dengan industri outsourcing IT yang telah lama menjadi andalan di India.

Beberapa alasan tersebut adalah kegagalan untuk mengikuti teknologi baru dan larangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap visa. Akibatnya, perusahaan IT di negara tersebut pelan-pelan memutus hubungan kerja terhadap ribuan karyawannya.

India menjadi salah satu negara yang memperoleh pendapatan besar dari sektor IT. Dalam dua dekade terakhir, negara ini mengambil keuntungan dari banyaknya perusahaan IT Barat yang melakukan sub kontrak pekerjaan ke firma, seperti Infosys, Wipro dan Tech Mahindra. Mereka memilih staf India yang selain mumpuni dalam hal IT juga mahir berbahasa Inggris.

Menurut Asosiasi Perangkat Lunak dan Layanan Nasional atau Nasscom, industri ini menyerap hampir empat juga warga India dan memperoleh pendapatan kotor mencapai US$150 miliar.

Kondisi lowongan IT PHK ini dipicu oleh perusahaan yang menghadapi berkurangnya laba akibat situasi bisnis yang lesu di tengah wabah COVID-19. Situasi ini terbilang anomali mengingat industri ini jarang mengalami pemberhentian hubungan kerja sebelumnya.

Selama anjuran beraktivitas dari rumah akibat pandemi ini, banyak sektor yang terpukul. Mereka menderita kehilangan keuntungan sehingga berdampak pada tertahannya belanja modal hingga kemungkinan pembayaran ke pihak mitra bisnis, termasuk perusahaan IT. Inilah yang menyebabkan perusahaan IT terkena imbas negatif wabah ini.

Selain itu, sektor IT yang melemah diakibatkan kesulitan mencari klien atau proyek baru akibat calon klien cenderung menahan ekspansi usaha seiring dengan daya beli konsumen yang lesu secara umum.

Apakah anda tertarik dan mencari lowongan kerja IT? Anda bisa mencoba untuk mengirim cv anda dan bergabung dengan TOG Indonesia. Dengan begini, anda akan membuka lebar peluangmu untuk bekerja diperusahaan besar dan membantumu untuk terus mengembangkan karier. Semoga bermanfaat.

Baca juga artikel lainnya : Perusahaan IT yang Tetap Membuka Lowongan Kerja Saat Pandemi Covid-19



Klik dibawah ini untuk informasi tentang IT Training dan Info Loker seputar IT

Hubungi Kami


TOG Indonesia can provide IT professionals for temporary, fixed-period placement in your company for project-based assignments:  IT Developer, Software Tester, Project Manager, Business Analyst, System Analyst, Security Engineer, etc.

Please FOLLOW our Social Media: —> Facebook, Twitter, Instagram, and Linkedin

We provide competent trainers in the field of Information and Technology with a certified and proven track record for developing human resources from leading multinational and national companies in Indonesia. To formalize the training program while creating a strong foundation for educational programs, Triple One Global Indonesia develops by combining high quality IT education and IT Training to add broad insights into the latest developments.tog indonesia


(Visited 101 times, 1 visits today)