8 Kalimat Yang Tidak Akan Diucapkan Oleh Orang Cerdas

Sobat TOG, kita sebagai profesional muda, ada beberapa kalimat yang tidak harus kamu ucapkan di dalam lingkungan kerja. Sebab kata-kata ini memiliki kemampuan untuk membuat kesanmu tampak buruk meskipun ucapan ini benar adanya. Parahnya lagi, sekali kata-kata ini terucap kamu tak bisa melakukan apa pun untuk memperbaikinya.

Lisan yang menyebabkan kesalahpahaman sering terjadi karena kita mengatakan suatu hal tanpa mengetahui apakah dapat menyakiti perasaan orang lain atau tidak. Memahami implikasi ini membutuhkan kesadaran sosial, yaitu kemampuan untuk menangkap emosi, pikiran serta perasaan orang lain.

Ini adalah masalah, karena manusia memang rumit. Anda tidak bisa mengerti seseorang sampai anda memfokuskan semua perhatian anda padanya.

Info Loker

Terciptanya kesadaran sosial adalah dengan beberapa penyesuaian sederhana terhadap apa yang anda katakan. Hal ini dapat sangat meningkatkan hubungan anda dengan orang lain.

Berikut ini ada 8 kalimat yang harus  kita waspadai:

1. ” Saya tidak bisa “

8 Kalimat Yang Tidak Akan Diucapkan Oleh Orang Cerdas

Kalimat “Saya tidak bisa” adalah sama dengan “Itu bukan salahku”. Orang tidak senang mendengar kata ini karena mereka akan berpikir artinya sama dengan Aku tidak mau.

Mengucapkan saya tidak bisa memberi arti bahwa kamu tidak ingin melakukan apa yang harus dilakukan demi menyelesaikan sebuah pekerjaan. Jika kamu benar-benar tidak dapat menyelesaikan sesuatu karena tidak punya keterampilan yang dibutuhkan, berikan solusi alternatif.

Coba sebutkanlah hal yang bisa kamu lakukan sebagai gantinya. Contohnya daripada berkata “Aku tidak bisa mengerjakan untuk tugas itu” katakan “Saya belum tahu cara untuk melakukan tugas jenis ini, apakah ada seseorang yang bisa mengajari saya sehingga saya bisa menyelesaikannya sendiri di waktu berikutnya?”

2. ” Aku benci sekali pekerjaan ini “

8 Kalimat Yang Tidak Akan Diucapkan Oleh Orang Cerdas

Contoh kalimat yang paling tidak ingin didengar oleh siapa pun di tempat kerja adalah seseorang yang mengeluhkan betapa buruk pekerjaannya. Kamu akan dilabeli sebagai orang yang selalu berpikiran negatif dan dicap bisa menurunkan moral tim kerjamu.

Para atasan akan selalu waspada terhadap orang-orang yang menurunkan moral pekerja lainnya dan mereka tahu bahwa selalu ada orang lain yang lebih antusias bekerja dan siap menggantikanmu sewaktu-waktu.

3. ” Cukup satu menit saja sudah beres “

8 Kalimat Yang Tidak Akan Diucapkan Oleh Orang Cerdas

Mengatakan bahwa suatu pekerjaan hanya butuh waktu satu menit untuk selesai akan merendahkan keahlianmu dan memberi kesan bahwa kamu terburu-buru dalam melaksanakan tugas yang diberikan.

Kecuali kalau kamu benar-benar menyelesaikan tugas itu di bawah satu menit, jangan berkata seolah tugas itu bisa diselesaikan lebih cepat dari waktu yang sebenarnya.

4. ” Ini tidak termasuk ke dalam tasklist ku “

8 Kalimat Yang Tidak Akan Diucapkan Oleh Orang Cerdas

Kalimat ini membuatmu terkesan hanya mau melakukan tugas minimum agar bisa tetap menerima gaji, dan hal ini dapat menjadi senjata makan tuan di kemudian hari. Jika atasan meminta melakukan pekerjaan yang menurutmu tidak sesuai dengan posisimu, opsi terbaiknya adalah menyelesaikan tugas itu sebaik mungkin (selama tidak melanggar moral maupun kode etik).

Setelah itu atur pertemuan dengan sang atasan guna mendiskusikan peranmu di perusahaan dan apakah uraian tugasmu perlu diperbaharui. Langkah ini membuatmu tidak terlihat malas dan remeh. Langkah ini juga memungkinkan kamu dan atasan untuk mengembangkan pemahaman jangka panjang tentang apa saja yang harus dan tidak seharusnya kamu kerjakan.

5. ” Saya akan coba “

8 Kalimat Yang Tidak Akan Diucapkan Oleh Orang Cerdas

Ini sama seperti kalimat “Saya rasa”, “Saya akan coba” juga terdengar tentatif dan akan menunjukkan bahwa kamu tidak percaya pada kemampuanmu sendiri dalam melaksanakan tugas.

Yakinlah terhadap kapasitasmu sendiri. Jika diminta melakukan sesuatu, lakukan dengan penuh komitmen atau berilah alternatif lain, namun jangan bilang “akan kucoba dulu” karena kesannya kamu tidak akan berusaha dengan cukup keras.

6. ” Orang yang disana itu pemalas sekali “

8 Kalimat Yang Tidak Akan Diucapkan Oleh Orang Cerdas

Menjelek-jelekan rekan kerja sama sekali tidak ada untungnya. Jika ucapanmu benar, semua orang sudah tahu akan hal itu sehingga kamu tak perlu mengutarakannya lagi. Jika ucapanmu salah, kamu akan terlihat seperti orang jahat.

Mengumumkan kejelekan kolegamu hanya akan terkesan seperti usaha untuk terlihat lebih baik di depan orang lain. Hal ini pada akhirnya akan menjadi senjata makan tuan dalam bentuk opini negatif dari rekan-rekan kerjamu.

Kata-kata ini cenderung terucap tanpa disadari sehingga kamu harus waspada dan berusaha menahan diri sampai saat kamu terbiasa untuk tidak mengatakannya.

7. ” tapi ini bukan salahku “

8 Kalimat Yang Tidak Akan Diucapkan Oleh Orang Cerdas

Kalau kamu terbiasa untuk ogah mengakui kesalahan atau hobi untuk menyalahkan orang lain saja, pikir ulang dulu deh. Tindakan ini tidak pernah meninggalkan citra positif pada siapa pun yang melakukannya. Jadilah orang yang bertanggung jawab. Jika kamu memang punya peran sekecil apa pun dalam sebuah kesalahan, akui dengan lapang dada.

Jika kesalahan itu memang benar-benar bukan kelalaianmu, berikan penjelasan yang obyektif dan rasional tentang apa yang sebenarnya terjadi berdasarkan fakta yang ada. Biarkan atasan dan kolegamu yang menentukan siapa yang harusnya bertanggung jawab dalam masalah tersebut.

8. ” Dari dulu kita selalu mengerjakannya dengan metode seperti ini kok “

8 Kalimat Yang Tidak Akan Diucapkan Oleh Orang Cerdas

Perubahan sistem dan teknologi terjadi semakin cepat setiap harinya. Ini juga berlangsung dalam dunia kerja, bahkan bisa jadi sistem kerja kita enam bulan yang lalu sudah tak lagi relevan dengan yang sekarang.

Dengan memberi alasan ” dari dulu kita selalu mengerjakannya dengan metode seperti ini kok” tidak hanya membuatmu terdengar pemalas dan tak suka menerima suatu perubahan, tetapi juga membuat atasan bertanya-tanya mengapa kamu tak pernah berusaha melakukan inovasi atau memperbaiki keadaan.

Jika kamu benar-benar bekerja hanya mengikuti sistem yang sudah kuno, tentu pimpinan berpikir ada orang-orang lain yang bisa bekerja dengan cara yang lebih mutakhir lagi.

PT TOG Indonesia masih terus mencari para talenta muda berbakat untuk di bidang IT, agar bisa mendapat kesempatan berkarir di perusahaan yang kalian mau atau sesuai dengan skill dan kompetensinya. cek info lowongan kerja disini ya, bisa langsung juga apply melalui e-mail kita ya.

Salam Sukses

TOG INDONESIA

 

(Visited 24 times, 1 visits today)