Programmer Profesional – Salah satu profesi yang mengandalkan hardskill yang saat ini cukup potensial adalah profesi sebagai programmer. Bagaimana tidak, selain karena sering kali profesi programmer ini biasanya memiliki gaji yang relatif tinggi juga kebutuhan akan profesi ini di industri tergolong tinggi. Sehingga hampir bisa dikatakan jika kita punya skill yang cukup baik dalam profesi ini, hampir mustahil untuk menganggur atau tidak memiliki pekerjaan. Sekali lagi saya garis bawahi, syaratnya punya skill yang cukup.

Enaknya lagi menjadi programmer, terkadang perusahaan memperlakukan kita lebih fleksibel, khususnya terkait waktu dan tempat kerja. Dalam beberapa kasus (tidak berlaku secara keseluruhan) perusahaan lebih fokus pada target pekerjaannya, mengenai waktu pengerjaannya diberikan keleluasaan kepada programmer itu sendiri. Bahkan ada juga perusahaan yang memperbolehkan programmernya bekerja secara remote, yaitu bekerja dari jarak jauh, tidak harus selalu hadir di kantor.

Selain itu juga, menjadi programmer juga memiliki beberapa keuntungan lain. Misalnya kalau kamu memang memiliki pengetahuan tentang bisnis atau memiliki teman yang jago bisnis, kamu bisa membangun usahamu sendiri dan membangun sebuah produk. Kalaupun tidak, kamu juga bisa memanfaatkan skill programmingmu untuk menerima proyek freelance sebagai tambahan pendapatan.

Meskipun demikian, walaupun banyak orang yang paham akan potensinya dan tertarik untuk menjadi programmer. Ternyata pada kenyataannya banyak orang yang gagal dan menyerah dalam meniti karir sebagai programmer. Selain dari karena banyak yang tidak tahu caranya, sehingga menyebabkan kesulitan dalam menjadi programmer profesional. Ada hal lain yang tidak kalah penting yaitu ada berapa mental buruk yang menjadi block penghalang yang menyebabkan seseorang kesulitan dalam berkembang dan menjadi programmer profesional.

Dibawah ini ada cara Hancurkan Mental-Mental Berikut Ini Jika Ingin Menjadi Programmer Profesional:

1. Malas Mencari Tahu

programmer profesional

Materi untuk lahan belajar seorang programmer di dunia internet padahal cukup banyak tersedia, Apalagi kalau kamu sedikit mengerti untuk bahasa asing karena beberapa tutorial kebanyakan menggunakan bahasa asing, metode belajar pun ada yang dari artikel, interactive coding, tutorial setting, dan e-book. Permasalahan paling fatal adalah banyak programmer pemula yang malas untuk mencari tahu, kalau mereka tidak malas maka semuanya akan menjadi lebih mudah. Oleh karena itu mental seperti ini harus wajib dihindari, kita tidak boleh berdiam diri dan menunggu untuk disuapi saja.

2. Ingin Jalan Pintas

programmer profesional

Sering kita melihat orang yang hebat dan orang yang sukses di berbagai bidang, tetapi jangan dilihat dari hasil setelah dia sukses atau hebat. Lihatlah juga bagaimana perjuangannya dalam menuju kehebatan atau kesuksesan tersebut. Contoh seorang programmer yang handal seperti Dennis Ritchie, Mark Zuckerberg, dan Steve Wozniak itu hanya beberapa saja dari sekian banyak programmer handal. Intinya untuk itu semua tidak terjadi begitu saja, Entah berapa ratus jam telah mereka habiskan untuk belajar dan mengembangkan skillnya. Ingat tidak ada jalan pintas! Jangan Pantang Menyerah !

3. Mental Gratisan

programmer profesional

Pada dasarnya kalau kita ingin dihargai dan dibayar atas jasa yang telah kita lakukan, maka orang lain pun akan demikian. Kita pasti tidak ingin ketika kita sebagai programmer sudah susah payah membuat suatu proyek tetapi nanti dijawab oleh client kita dengan bilang “Wah saya kira ini Gratis, itu kan hanya desain dan ketik sana sini saja hehehe”

Masalah yang paling sering sekali terjadi di kalangan developer programmer muda di indonesia yang membuat sulit untuk berkembang adalah mental gratisan. Banyak yang ingin ahli dan menjadi seorang profesional namun tidak ingin mengeluarkan biaya investasi untuk ke arah sana. Misal ada yang jual e-book atau ada tutorial yang berbayar pasti akan ada komentar seperti ini “Waduh kok bayar sih? Punya ilmu kok dijual? dasar pelit!” percayalah orang seperit itu adalah contoh orang yang sulit untuk maju.

4. Malas Utak-Atik

Ini merupakan penjelasan dari point nomor 2. Apa jadinya programmer tanpa ngoprek? Programming adalah sebuah hardskill, sebuah bidang ilmu seperti bela diri yang jika semakin sering dilatih maka akan semakin jago. Programming bukanlah bidang ilmu hafalan, jika sudah hafal maka selesai sudah. Orang-orang yang menjadi expert saat ini, mereka adalah orang yang senantiasa ngoprek dan praktek. Mereka adalah pembelajar sejati. Mereka mempelajarinya kemudian mempraktekannya. Kalau kamu saat ini masih malas ngoprek sedangkan cita-cita kamu adalah menjadi programmer profesional, mungkin kamu harus introspeksi diri terlebih dahulu.


TOG Indonesia can provide IT professionals for temporary, fixed-period placement in your company for project-based assignments:  IT Developer, Software Tester, Project Manager, Business Analyst, System Analyst, Security Engineer, etc.

Please FOLLOW our Social Media: —> Facebook, Twitter, Instagram, and Linkedin

We provide competent trainers in the field of Information and Technology with a certified and proven track record for developing human resources from leading multinational and national companies in Indonesia. To formalize the training program while creating a strong foundation for educational programs, Triple One Global Indonesia develops by combining high quality IT education and IT Training to add broad insights into the latest developments.tog indonesia

(Visited 186 times, 8 visits today)