Kecerdasan buatan adalah suatu kemajuan dari perkembangan teknologi yang manfaatnya banyak dirasakan oleh manusia saat ini. Istilah lain dari kecerdasan buatan ialah Artificial Intelligence (AI).

Tanpa kamu sadari teknologi AI ini sudah banyak pengembang aplikasikan ke berbagai kehidupan. Salah satunya adalah Asisten Virtual Google, perkembangan tersebut tentunya berlatar belakang dari kecanggihan teknologi AI.

Tujuan utamanya adalah sebagai layanan yang akan membantu memudahkan aktivitas manusia. Bukan hanya itu, saat ini ketertarikan teknologi AI membuatnya banyak diaplikasikan untuk berbagai bidang kebutuhan, seperti hiburan, kesehatan, dan sebagainya.

Kecerdasan Buatan Adalah Simulasi Kecerdasan Otak Manusia

Kecerdasan Buatan

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan adalah suatu simulasi kecerdasan manusia yang diwujudkan dalam bentuk mesin atau robot. Jadi mesin atau robot tersebut di program supaya bisa berpikir seperti cara kerja otak manusia.

Teknologi AI merupakan suatu sistem komputer yang dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan umum seperti manusia dan menyelesaikannya. Selain itu, AI merupakan teknologi yang membutuhkan suatu data untuk digunakan sebagai pengetahuan yang sama dengan manusia.

Di dalam program sistem AI, poin pentingnya adalah learning, reasoning dan self correction. Untuk memiliki kecerdasan yang semakin baik, AI perlu banyak pengalaman dan data.

Sistem pada AI perlu sekali belajar untuk terus memperkaya pengetahuannya. Sementara dalam proses belajarnya teknologi AI tidak selalu harus menggunakan bantuan manusia.

Teknologi kecerdasan buatan ini akan belajar dengan sendirinya sesuai pengalaman yang dilakukan. Tentunya cukup menarik sekali, bahkan sistem AI bisa melakukan koreksi pada dirinya sendiri.

Sistem AI memang dibuat untuk terus belajar serta melakukan koreksi pada dirinya sendiri atas kesalahannya. Beberapa hal yang secara umum bisa dilakukan oleh sistem pada kecerdasan buatan ialah sebagai berikut.

  1. Sistem bisa bertindak layaknya seperti manusia;
  2. Berpikir seperti manusia atau thinking humanly;
  3. Sistem AI mampu untuk berpikir secara rasional layaknya manusia atau disebut dengan think rationally;
  4. Selain berpikir rasional, sistem AI juga dapat bertindak secara rasional atau act rationally.

Baca juga : Tips Memulai Karier Menjadi Machine Learning Engineer yang Andal

Contoh Penerapan Kecerdasan Buatan atau Teknologi AI dalam Kehidupan

Kecerdasan Buatan

Setelah mengenal definisi dan informasi lain terkait dengan kecerdasan buatan (AI), maka ulasan selanjutnya akan membahas hal-hal terkait dengan contoh penerapannya.

Teknologi AI banyak orang terapkan untuk berbagai bidang, seperti industri, pendidikan, kesehatan, dan banyak lagi lainnya.

1. DeepFace Facebook

Penerapan yang mungkin pernah kamu rasakan atau sekadar lihat adalah teknologi DeepFace pada Facebook. Sistem AI yang bekerja di dalamnya berguna sebagai pengenal wajah seseorang yang ada pada suatu postingan foto.

Sehingga pengguna tidak perlu melakukan klik tombol tandai secara manual, karena sistem AI akan melakukannya untuk kamu. Cara kerjanya adalah dengan mengenali foto tersebut dan mengidentifikasi siapa orang itu.

Sistem AI yang bekerja pada DeepFace akan dilatih berdasarkan dengan data. Data tersebut sistem peroleh ketika kamu menandai orang dalam suatu foto sebelumnya.

Nah, ketika pengguna semakin banyak melakukannya maka sistem AI akan terlatih dan lebih mudah mengidentifikasikan gambar di foto.

2. Sistem yang Merekomendasikan Kepada Pengguna E-commerce

Penerapan AI selanjutnya yang sering kamu jumpai adalah rekomendasi produk di dalam platform e-commerce. Ketika membuka aplikasi e-commerce, kamu akan mendapatkan rekomendasi produk untuk dibeli.

Proses rekomendasi itu bukan dari hasil seseorang mengira-ngira kamu membeli apa. Melainkan dari proses kerja sistem AI. Cara sistem AI bekerja adalah dengan mendapatkan data dari hasil aktivitas yang kamu lakukan.

Seperti ketika melakukan pencarian produk, cek produk yang relevan, dan aktivitas lainnya. Data itulah yang sistem proses dan akhirnya membuahkan suatu rekomendasi.

3. Asisten Virtual

Contoh penerapan lain dari sistem AI adalah layanan asisten virtual. Dewasa ini banyak sekali menjumpai layanan asisten virtual seperti Google Assistant, Alexa, dan sebagainya.

Asisten virtual ini akan membantu pengguna layaknya seperti asisten sungguhan dan bisa diajak berinteraksi. Misalnya ingin mencatat acara hingga memberitahukan suatu informasi penting saat acara akan tiba.

Selain itu asisten virtual ini juga bisa pengguna pakai untuk melaksanakan perintah tertentu. Misalnya menyetel musik, membuka aplikasi, hingga melakukan pengiriman pesan.

Bahkan karena terlalu seringnya pengguna memakai layanan asisten virtual tersebut bisa membuat sistem AI belajar banyak hal. Seperti mengetahui apa kesukaan kamu dan kegiatan yang sering dilakukan.

Baca juga : 7 Skill yang Wajib Dikuasai Oleh Data Engineer Pemula

Prospek Kecerdasan Buatan di Bidang IT

Seiring dengan kebutuhan akan teknologi, membuat lebih banyak perusahaan menyadari bahwa mereka membutuhkan, untuk menggunakan AI dan algoritme pembelajaran mesin untuk menciptakan produk yang lebih cerdas, lebih personal, dan intuitif.

Dilansir dari Indeed, ada 10 pekerjaan AI paling banyak diminati di Amerika Serikat saat ini,  yang bisa bisa menjadi gambaran di negara lain. 10 pekerjaan itu meliputi ;

1. Data scientist

2. Senior software engineer

3. Machine learning engineer

4. Data engineer

5. Software engineer

6. Software developer

7. Software architect

8. Senior data scientist)

9. Full stack developer

10. Principal software engineer

Penerapan kecerdasan buatan dalam kehidupan bisa membantu memudahkan berbagai aktivitas manusia. Oleh karena itu, kecerdasan buatan akan terus berkembang dan berpengaruh besar terhadap perusahaan dalam mencari SDM terbaik.

 

(Visited 10 times, 1 visits today)