Salah satu tugas utama technical writer adalah mengubah suatu tulisan teknis yang kompleks dan berisi hal-hal teknis menjadi tulisan yang ringkas dan sederhana. Tugas semacam itu tentu tidak mudah, karena itu diperlukan berbagai macam keterampilan, terutama komunikasi. Yuk ketahui lebih jauh tentang technical writer di sini.

Tanggung Jawab Technical Writer

Technical Writer

Sumber Foto : Marketlancing.com

Sebelum mengolah tulisan, Anda tentu harus tahu dulu audiens seperti yang akan membaca yang akan membacanya. Dengan demikian, Anda berarti memahami level pengetahuan dan apa yang pembaca inginkan dari tulisan Anda. Berikut tanggung jawab yang diemban jika Anda menempati posisi technical writer.

  1. Mengidentifikasi kebutuhan pembaca yang akan menerima dokumentasi teknis
  2. Menentukan media yang akan digunakan untuk menyampaikan informasi kepada audiens
  3. Melengkapi tulisan dengan foto, gambar, diagram, atau apapun yang bisa membuat pembaca atau pengguna lebih memahami tulisan itu
  4. Mempelajari suatu produk dan mendiskusikan dengan pencipta maupun pengembangnya
  5. Membuat standarisasi untuk konten di berbagai media
  6. Berkolaborasi dengan staf teknis untuk membuat penggunaan produk lebih mudah lengkap dengan dengan instruksi yang mudah dimengerti
  7. Merevisi tulisan saat dilakukan pembaruan produk
  8. Menuliskan dan menyusun berbagai dokumen pendukung produk
  9. Mengumpulkan berbagai ulasan dari konsumen, desainer, dan pabrik

Selain itu, pembuatan daftar instruksi, panduan penggunaan, hingga pertanyaan yang sering diajukan juga dilakukan oleh technical writer. 

Keterampilan yang Dibutuhkan

Untuk menjalankan tanggung jawab yang cukup banyak di atas, keterampilan yang dibutuhkan juga cukup banyak. Berikut daftarnya.

1. Menulis

Keterampilan menulis merupakan keterampilan utama yang dibutuhkan. Bagaimana menyusun tulisan dengan baik, kalimat seperti apa yang seharusnya digunakan, dan membuat tulisan sesederhana mungkin.

2. Riset

Untuk membuat instruksi yang sederhana dari sebuah penjelasan produk, Anda tentu harus sudah sangat memahami produknya. Terlebih lagi jika yang dituliskan adalah mengenai produk yang belum terlalu dikenal, kamu pastinya memerlukan riset mendalam mengenai produk itu.

3. Berpikir kritis

Maksud berpikir kritis di sini adalah Anda mampu menampilkan penilaian yang jelas dengan dasar yang kuat dari suatu produk. Artinya, Anda juga sudah melalui proses mengumpulkan informasi, menganalisis, dan membuat sistematika produk.

4. Bekerja sama dalam tim

Sebuah dokumentasi teknis perlu dikomunikasikan kepada departemen lain hingga atasan yang mungkin belum tentu memahami hal-hal teknis. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan bekerja sama dan komunikasi yang baik dengan berbagai staf di perusahaan.

5. Berorientasi pada detail

Penyampaian instruksi yang salah akan berdampak tidak baik untuk banyak orang. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan bahwa setiap tahapan instruksi itu sudah dituliskan dengan tepat.

Setelah mengenal lebih dalam mengenai technical writer, apakah Anda tertarik menjalani profesi ini?

Baca juga : Ingin Jadi UX Writer yang Dicari Perusahaan Besar? Kuasai Skill ini

(Visited 86 times, 2 visits today)