Belajar Pemrograman – Sebelum kita bahas tentang bagaimana cara belajar, alangkah lebih baik jika kita membahas tentang alasan atau motivasi untuk belajar pemrograman. Teman-teman harus menemukan motivasinya sendiri-sendiri terlebih dahulu agar proses belajar bisa lebih lancar dan efisien. Motivasi adalah elemen penting yang seringkali tidak ditemukan ketika ingin belajar pemrograman.

Kenapa penting? Karena pemrograman itu adalah hal yang tidak mudah. Dan ketika kita mengalami kesulitan dan bertemu rintangan yang sangat tinggi untuk dilewati, motivasilah yang dapat membantu kita untuk tetap melaju.

belajar pemrograman

Bagus untuk teman-teman yang sudah dapat motivasi untuk belajar pemrograman. Artinya langkah pertama sudah terlewati. Namun buat teman-teman yang belum menemukan alasan dan motivasi dan kesulitan menemukannya, kita akan coba bantu dengan cara dibawah ini.

Berikut beberapa hal yang bisa dijadikan tips:

1. Cari Tahu Gaya Belajar Kamu

belajar pemrograman

Ini langkah awal yang sangat penting. Anda harus tahu gaya belajar yang bagaimana yang cocok untuk masing-masing individu. Tidak ada cara yang salah atau benar. Yang salah adalah meniru cara belajar orang lain yang ternyata tidak sesuai dengan gaya belajar kita. Semua orang punya cara belajar masing-masing. Ada yang belajar sangat efektif dengan membaca baik itu membaca buku, dokumentasi, artikel atau bahkan membaca source code orang.

2. Belajar Skill Dasar atau Fundamental

Carilah library atau framework yang tidak hanya bagus untuk dipelajari, tetapi juga mampu mengasah skill fundamental kita. Misalnya saja React bisa untuk memperkuat fundamental JavaScript. Lalu coba belajar hal-hal menarik seperti filter, map, reduce, binding, arrow function hingga scoping saat Anda mendalami React. Dan bila Anda merasa jadi lebih tertarik kepada functional programming gara-gara React dan Redux. Jadi carilah framework atau library yang selain ok juga mampu mengasah skill dasar kita sebagai developer

3. Super Fokus

belajar pemrograman

Nah hal ini yang kadang-kadang luput dari perhatian. Ketika belajar hal baru, sebaiknya kita fokus kepada satu hal di satu waktu, one step at a time. Jangan langsung belajar semua sekaligus. Misalnya ingin belajar React, ya fokus belajar React saja, ngga usah belajar React Router, Redux dan teman-temannya. Mau belajar Redux, ya fokus belajar Redux-nya saja, bahkan sebisa mungkin belajar Redux tanpa React dulu. Ketika sudah mengerti baru deh digabungkan sehingga learning curve-nya jadi lebih ringan.

Begitu juga di sisi backend. Belajar web framework terlebih dahulu, tanpa database. Setelah dirasa kompeten barulah belajar database dan koneksikan ke web framework tersebut. Intinya jangan belajar banyak hal sekaligus. Satu per satu saja lebih baik.


Klik dibawah ini untuk informasi tentang IT Training dan Info Loker

Hubungi Kami

4. Coding Setiap Hari

Langkah berikutnya ya tinggal ngoding aja sesering mungkin. Tidak masalah bahasa pemrogramannya atau menggunakan framework apa. Sempatkan untuk melakukan coding setiap hari.

Dengan melakukan latihan coding setiap hari, kita menjaga momentum, *flow *dan disiplin. Layaknya latihan yang diberikan oleh seorang pelatih bela diri 🙂 Awalnya berat memang. Jika terasa berat, ingat-ingat lagi motivasi kita belajar. Dan teman-teman bisa lihat bagaimana semua orang, bahkan expert sekalipun pernah mengalaminya.

5. Belajar Secara Imersif

belajar pemrograman

Jika kamu belajar sebuah bahasa, coba gunakan bahasa tersebut untuk melakukan apapun. Sulit pasti, terutama diawal tapi ini adalah cara tercepat untuk menguasai sesuatu. Sama saja seperti kita belajar bahasa Inggris misalnya. Akan jauh lebih cepat apabila setiap hari kita menggunakan bahasa Inggris, apalagi jika kita berkesempatan mengunjungi negara yang menggunakan bahasa Inggris.

6. Berikan Kesempatan Diri

Berikan kesempatan diri kita untuk menjadi bodoh. Tidak masalah kita bodoh dan merasa bodoh, justru kita harus merasa bodoh agar menjadi tidak bodoh lagi untuk di masa depan. Kita akan tetap bodoh hingga kita menjadi bisa dan tidak bodoh lagi 🙂 Dan menjadi bodoh bukanlah masalah.

7. Manfaatkan Deadline

belajar pemrograman

Ada yang bilang SKS atau sistem kebut semalam adalah hal yang buruk. Ada kalanya kita akan butuh deadline untuk sebagai pressure. Apabila kita tidak menetapkan deadline, kita tidak akan pernah selesai belajar atau menyelesaikan pekerjaan tersebut. Kita akan menunda hingga mendekati deadline. Itulah sebabnya memanfaatkan deadline itu penting.

Kesimpulan: Jadi untuk belajar pemrograman, tidak ada cara yang benar atau yang salah. Yang ada, cara belajar yang efektif dan tidak efektif. Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan belajar pemrograman adalah motivasi, carilah cara belajar yang efisien dan efektif versi kamu, belajar hal fundamental, fokus dan terus belajar. Terakhir, jangan lupa set deadline agar kamu mendapatkan motivasi tambahan dan menjadi seorang super developer.


 

(Visited 90 times, 1 visits today)